Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)

Ikhwan Kajian yang selalu mendapat keberkahan. Informasi atau opini terkadang membuat kita berdetak kagum dan bangga dengan info tersebut. Dan tidak sadar pula kita kadang selalu terpengaruh akan kata dan bujuk rayuannya.Namuan dengan adanya Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125) kita bisa mencari celah kebenaranya tanpa adanya sifat menyalahkannya. Namun hanya mencari letak dasar kebenaranya itu sendiri.

Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125) mengajak kita untuk berfikir untuk menambah khasanah keilmuan kita.Dengan adanya kajian tentangnya kita mengerti yang benar dan yang salah.Jadikan memontum ini untuk menguatjan kita.Dan pastikan pula kita selalu mawas diri dalam menghadapi setiap problematik kehidupan kita.Dan selu berhati hati dalam menyikapi segala sesuatunya.


DASI Dagelan Santri Indonesia- Tentang Setatus baju baru apakah suci atau tidak

Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)
Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)

Benangmerahdasi  -Tentang baju baru yang perlu di cuci atau tidak.

BENANG MERAH NO:00350
FIQIH BAB NAJIS
(perlu tidaknya baju baru di cuci)
14px;">
Hallo Benang merah 
WA : 0813 8445 1265

WA : 0899 8605 999

Pertanyaanya perlu tidak baju baru dicuci ?
Sail: Muhibib Muhayan

Ketika membeli baju di pasar atau tempat lainnya setelah sampai di rumah terkadang kita  ragu untuk langsung memakainya, dan tibul fikiran apakah harus di cuci terlebih dahulu atau bisa langsung di pakai. berikut penjelasan dari sudut pandang fiqih yang di ambil dari kitab (I'anatutthalibin 1 hal 125)

Jawaban
tidak perlu karena sesuatu yang asalnya suci dan disangka dengan kuat (dzon) terkena najis tetap dihukumi suci.

Bahkan dihukumi bid'ah tercela mencucinya,
karena nabi sendiri ketika di aturi keju Syam yang katanya dalam pembuatan ada campuran babat babi, ternyata nabi langsung memakannya..
Itu yang kemudian menjadi rujukan qiyas.
Baca Juaga: Fiqih cara bersuci dari kotoran anjing

Adapun pendapat yang mengatakan sunah, itu di arahkan kasusnya jika sangat sangat mendekati kebenaran kenajisannya.

Referensi

(قوله: ذكره شيخنا في شرح المنهاج) أي ذكر معظم ما في هذه القاعدة ونص عبارته.
وخرج بالمتيقن نجاسته مظنونها منه، أي طين الشارع، ومن نحو ثياب خمار وقصاب وكافر متدين باستعمال النجاسة، وسائر ما تغلب النجاسة في نوعه فكله طاهر للأصل.
نعم، يندب غسل ما قرب احتمال نحاسته.
وقولهم: من البدع المذمومة غسل الثوب الجديد، محمول على غير ذلك.
اه.

(I'anatutthalibin 1 hal 125)

DASI Dagelan Santri Indonesia

Judul :Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)
Link :Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)

Artikel terkait yang sama:


Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Tentang Jawaban Perlu tidaknya Baju Baru di Cuci (kitab I'anatutthalibin 1 hal 125)"

Posting Komentar