Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam”

Ikhwan Kajian yang selalu mendapat keberkahan. Informasi atau opini terkadang membuat kita berdetak kagum dan bangga dengan info tersebut. Dan tidak sadar pula kita kadang selalu terpengaruh akan kata dan bujuk rayuannya.Namuan dengan adanya Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam” kita bisa mencari celah kebenaranya tanpa adanya sifat menyalahkannya. Namun hanya mencari letak dasar kebenaranya itu sendiri.

Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam” mengajak kita untuk berfikir untuk menambah khasanah keilmuan kita.Dengan adanya kajian tentangnya kita mengerti yang benar dan yang salah.Jadikan memontum ini untuk menguatjan kita.Dan pastikan pula kita selalu mawas diri dalam menghadapi setiap problematik kehidupan kita.Dan selu berhati hati dalam menyikapi segala sesuatunya.

MusliModerat.net - Rois ‘Am Jatman Maulana Habib Luthfi Bin Yahya pernah mengungkapkan dalam salah satu ceramahnya, bahwa tidak sedikit orang maupun kelompok yang mengatakan “Tidak usah NU-NU- an, yang penting ahlussunnah waljamaah.
Disampaikan oleh beliau: ingatlah dengan kehancuran Raja Syarif Husain, penguasa Makkah-Madinah yang beraqidah ahlussunnah waljamaah, dengan mudah dihancurkan oleh kaum wahabi yang didukung Inggris, karena Islam ahlussunah waljamaah pada saat itu tidak sempat dibuatkan nidzhom (wadah) atau organisasi untuk memperkuat dan menjaga aqidah aswaja.

“Sedikit-sedikit mereka katakan yang penting al-Islam. Yang penting ahlussunah waljamaah. Tidak perlu NU-NU an”, begitu mereka mengatakan.
Maka, ungkapan demikian itu adalah upaya-upaya musuh Islam untuk menghancurkan organisasi NU sekaligus untuk memperlemah aqidah Islam ahlussunah waljamaah yang dianut mayoritas muslim Indonesia. Dan dalam jangka panjang, kelompok ini menargetkan untuk menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sudah terbukti, melalui berbagai ajaran-ajaran para ulama NU, bangsa kita bisa menjalin hubungan yang harmonis antara Islam dan negara. Bisa saling menopang dan memperkuat. Alhamdulillah di negara ini, kita masih bisa beribadah dengan aman dan nyaman. Jauh berbeda dengan di negara muslim di belahan dunia lain, tiap hari sesama muslim saling bunuh, perang dan terlibat konflik berkepanjangan.
Itulah buah perjuangan para ulama kita yang tergabung dalam wadah Nahdlatul Ulama.  (ISNU)

Judul :Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam”
Link :Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam”

Artikel terkait yang sama:


Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam”

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Habib Luthfi: Hati-hati dengan Ucapan “Tidak Usah NU-NU-an, yang Penting Aswaja, yang Penting Islam”"

Posting Komentar