Ikhwan Kajian yang selalu mendapat keberkahan. Informasi atau opini terkadang membuat kita berdetak kagum dan bangga dengan info tersebut. Dan tidak sadar pula kita kadang selalu terpengaruh akan kata dan bujuk rayuannya.Namuan dengan adanya Jokowi Salah Data, Romi: Manusia Tempatnya Salah dan Lupa kita bisa mencari celah kebenaranya tanpa adanya sifat menyalahkannya. Namun hanya mencari letak dasar kebenaranya itu sendiri.
Jokowi Salah Data, Romi: Manusia Tempatnya Salah dan Lupa mengajak kita untuk berfikir untuk menambah khasanah keilmuan kita.Dengan adanya kajian tentangnya kita mengerti yang benar dan yang salah.Jadikan memontum ini untuk menguatjan kita.Dan pastikan pula kita selalu mawas diri dalam menghadapi setiap problematik kehidupan kita.Dan selu berhati hati dalam menyikapi segala sesuatunya.
![]() |
| Romi dan Jokowi (rmol) |
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengimbau Jokowi segera meminta maaf bila telah menyadari menyampaikan data yang keliru. Menanggapi imbauan itu, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan Jokowi sangat terbuka untuk minta maaf.
"Pak Jokowi sangat terbuka untuk meminta maaf, saya kira," kata politikus yang akrab disapa Romy itu saat ditemui di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/2/2019) malam.
Menurut Romi seharusnya masyarakat memaklumi Jokowi yang keliru membeberkan data dalam debat capres. Ia menyebut Jokowi hanya manusia yang masih memiliki kekurangan.
"Soal angka-angka yang salah memang karena manusia itu tempatnya salah dan lupa, jadi biasa saja kalau kemudian pak Jokowi salah mengutip angka," lanjutnya seperti dikutip CNN Indonesia.
Sebelumnya, saat debat kedua lalu, Jokowi mengklaim hampir tak ada lagi konflik agraria dalam kurun 4,5 tahun terakhir. Sementara data dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyebut pada 2018 saja tercatat 807,17 ribu hektare lahan di Indonesia mengalami konflik.
Jokowi juga menyatakan tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan gambut selama tiga tahun. Klaim itu dibantah oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menegaskan kebakaran hutan dan lahan masih terjadi dalam tiga tahun terakhir. Jokowi lantas meralat ucapannya tersebut. [Ibnu K/Tarbiyah]
Link :Jokowi Salah Data, Romi: Manusia Tempatnya Salah dan Lupa

0 Response to "Jokowi Salah Data, Romi: Manusia Tempatnya Salah dan Lupa"
Posting Komentar