Ikhwan Kajian yang selalu mendapat keberkahan. Informasi atau opini terkadang membuat kita berdetak kagum dan bangga dengan info tersebut. Dan tidak sadar pula kita kadang selalu terpengaruh akan kata dan bujuk rayuannya.Namuan dengan adanya Lir ilir, lir ilir Lelagon Arti Makna Mendalam kita bisa mencari celah kebenaranya tanpa adanya sifat menyalahkannya. Namun hanya mencari letak dasar kebenaranya itu sendiri.
Lir ilir, lir ilir Lelagon Arti Makna Mendalam mengajak kita untuk berfikir untuk menambah khasanah keilmuan kita.Dengan adanya kajian tentangnya kita mengerti yang benar dan yang salah.Jadikan memontum ini untuk menguatjan kita.Dan pastikan pula kita selalu mawas diri dalam menghadapi setiap problematik kehidupan kita.Dan selu berhati hati dalam menyikapi segala sesuatunya.
>> Bedah ing pinggir : barangkali yang dimaksud pinggir sini adalah masyarakat bawah (pinggiran), dimana pada mereka masih kurang memahami dan kurang melaksanakan Islam sebab banyak masyarakat awam belum tersentuh dakwah atau belum komitmen di Islam
>> Makna lebih Dalam : Hati dan Hawa Nafsu manusia itu berdampingan, selalu di kelilingi iblis penggoda, menunggu disaat kita lengah, sekali manusia lengah iblis(setan) akan masuk melalui hawa nafsu tersebut dalam hati kita yang berdekatan.
"Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore"<<===<
(Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore )
>> Betulkanlah penyimpangan2 itu baik pada dirimu atau pada masyarakatmu untuk persiapan kematianmu
>> Jadi kita terus waspada dan terus memperbaiki kelakuan di kehidupan dunia ini untuk kehidupan yang abadi kelak nanti.
>> sebo : menghadap = sowan. Mengko sore : nanti sore (waktu ajal). Usia senja : usia tua mendekati masa akhir.
>> Pesan dari para wali bahwa kamu itu wahai raja .. pasti akan mati dan akan menemui Allah SWT untuk mempertanggungjawabkan diri, keluarga dan masyarakat yang kamu pimpin. Maka benahilah dan sempurnakanlah keislamanmu dan keislaman masyarakatmu agar kamu selamat di Hari Pertanggung Jawaban (yaumul Hisab)
"Mumpung pandang rembulane - Mumpung jembar kalangane"<<====<
(Selagi terang (sinar) bulan-nya)- (Selagi luas & masih banyak kesempatannya)
>> Para wali mewejangi agar para raja melaksanakan hal itu selagi masih terbuka pintu hidayah menerima Islam dan masih banyak ulama2 yang bisa mendampingi beliau untuk memberikan nasehat dan arahan dalam menerima dan menerapkan Islam untuk masrakat, dan diri sendiri.
>> Mumpung si Raja masih menduduki jabatan sebagai penguasa. Nanti perkaranya atau kesempatan melaksanakan ini akan hilang bila raja tersebut sudah tidak menjadi penguasa.
>> Kesempatan apa ? usia atau pangkat/kedudukan ? Kalau yang dimaksud kesempatan adalah usia, maka ini kurang cocok. Bagaimanapun juga para wali juga tahu bahwa usia itu tidak bisa ditebak. Pangkat/kedudukan lebih masuk akal sebab masih bisa diduga kapan lengsernya ..
>> Bagi saya kalangan biasa juga berarti pendukung sehingga maknanya juga bisa : mumpung selagi banyak pendukungnya
>> bagian ini sangat menjelaskan bahwa lagu ini adalah tholabun nusrhoh para wali kepada raja raja agar raja memanfaatkan kesempatannya (sebagai raja) untuk disamping masuk Islam juga terlibat aktif dalam penyebaran dan pelaksanaan syariat Islam di wilayahnya (tanah Jawa).
"Sun surako surak hiyo"<<===<
(Mari bersorak-sorak ayo…)
>> ayo beritakan, syiarkan, dakwahkan secara jalur islam walaupun hanya sekata.
Link :Lir ilir, lir ilir Lelagon Arti Makna Mendalam
0 Response to "Lir ilir, lir ilir Lelagon Arti Makna Mendalam"
Posting Komentar